30 Juli 2013
Wilayah Desa

Wilayah desa Sembirkadipaten berisi tentang penjelasan dan deskripsi letak wilayah desa :
Batas-batas :
Utara                      : Kedungbulus
Timur                     : Kedungwaru,Bagung
Selatan                   : Sidogede
Barat                      : Sidogede
Luas Wilayah Desa Penglatan   : 120 Ha

...

08 April 2013
Pelatihan Sistem Administrasi Dan Informasi Desa Lombok Tengah

Pengelolaan informasi dengan peliatan komunitas merupakan salah satu kunci pembangunan menuju tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Ketika pengelolaan informasi sudah baik, maka perwujudan perencanaan pembangunan akan berkesinambungan dan berkelanjutan (sustainable) karena informasi ataupun data yang terkelola dengan baik akan dapat digunakan sebagai acuan perencanaan pembangunan.

Sehubungan dengan hal tersebut diatas Access Phase II dengan Mitranya yaitu COMBINE resource Institution dalam perjalanan kegiatannya banyak melakukan penguatan kafasitas masyarakat marjinal melalui jaringan informasi (Community based information network) melakukan Assistance untuk pemerintah desa dan Fasilitator lokal untuk penguatan SID/SAID di Kabupaten Lombok Tengah di Hotel Santika Mataram, pada tanggal 8-9 April 2013.

Penguatan kafasitas yang diikuti oleh 30 orang Staf Desa dan fasilitator lokal 15 Desa dari 25 Desa Dampingan Access yang di bawah dampingan 4 Lembaga OMS dilombok tengah sebagai Pilot Projeck serta 4 orang pendampin dari masing-masing lembaga (Berugak Dese, Assppuk, AMB dan Somasi)

Tidak dipungkiri bahwa sumber kegagalan pembangunan berawal dari carut marutnya ketersediaan data. Kecarut marutan pengelolaan data yang menjadi benang kusut dalam menentukan sikap arah pembangunan dan juga menyebabkan ketidak tepatan sasaran arah pembangunan. Beberapa permasalah data dapat disebabkan oleh banyak hal yaitu mekanisme pengumpulan data yang dilakukan SKPD seringnya tidak terpusat dan konsisten. Selain itu belum ada format baku dalam pelaporan disetiap SKPD yang sesuai dengan kebutuhan data, sehingga munculnya data yang tumpang tindih. Serta disisi non teknis, permasalahan komitmen SKPD dalam penglolaan data yang masih kurang.

Pengelolaan informasi dengan pelibatan komunitas merupakan salah satu kunci pembangunan menuju tata kelola pemerintahan yang baik. Ketika pengelolaan informasi sudah membaik maka perwujudan perencanaan pembangunan akan berkesinambungan dan berkelanjutan, karena informasi ataupun data yang terkelola dengan baikakan dapat digunakan dengan sebagai acuan perencanaan pembangunan.

Sistem Informasi Desa pertama kali dibangun tahun 2009 dan diterapkan di desa Terong, Bantul Yogyakarta. Dalam perjalanannya, SID ini tidak hanya menyediakan pelayanan pemerintah kepada masyarakatnya, namun juga sebagai agen perubahan ditingkat masyarakat. Pengembangan sistem informasi ini memberikan dampak sangat positif dalam menghadapi permasalahan tumpang tindih data serta keakuratan data.

Adapaun tujuan utama dari penguatan kapasitas ini adalah : 1. Membangun Data Base penduduk tetap desa yang lengkap diwilayahnya, 2. Memberi penguatan aparat desa, warga dan kelompok warga desa dalam melakukan analisis pembangunan berdasarkan database yang dimiliki, 3. Membuka ruang partisipatif warga dan kelompok warga dalam proses pembangunan yang berlangsung diwilayahnya dan 4. Terbangunnya sistim yang mempermudah pemerintah desa melakukan layanan publik yang prima kepada warga berupa layanan publik. (Tim Combine)

...

01 April 2013
Produk desa

Bukan hanya hasil bumi yang selalu menjadi sorotan dunia internasional, sebenarnya selain itu budaya yang kita punya pun tidak kalah bagusnya untuk ditunjukkan ke kancah internasional.
Songket, tenun, batik, ukir dan lain-lain. semua itu adalah kekayaan indonesia dari kearifan lokal yang ditinggalkan nnek moyang kita. dan melalui media website, hal ini dapat kita tampilkan melalui sebuah etalase yang sederhana.hasil kerajinan berkualitas tinggi yang memiliki daya tarik, tidak selalu berimbas negatif dengan menyerahkan tanah air dan tambang kita. lebih baik mengamankan mereka dengan memperkokoh lagi kearifan lokal, sehingga terjaga kelestarian budaya bangsa.

...

No Statistik Jumlah Laki-laki Perempuan
1 PELAJAR/MAHASISWA 220 104 116
2 BELUM/TIDAK BEKERJA 219 110 109
3 PETANI/PERKEBUNAN 219 114 105
4 MENGURUS RUMAH TANGGA 204 1 203
5 WIRASWASTA 133 97 36
6 BURUH HARIAN LEPAS 121 92 29
7 KARYAWAN SWASTA 109 80 29
8 PEDAGANG 37 16 21
9 BURUH TANI/PERKEBUNAN 31 21 10
10 PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS) 28 18 10
11 GURU 23 10 13
12 PENSIUNAN 13 11 2
13 PERANGKAT DESA 7 7 -
14 PERDAGANGAN 6 3 3
15 TUKANG BATU 2 2 -
16 BIDAN 2 - 2
17 KARYAWAN HONORER 2 2 -
18 KEPOLISIAN RI (POLRI) 2 2 -
19 TUKANG KAYU 1 1 -
20 TENTARA NASIONAL INDONESIA (TNI) 1 1 -
21 PENTERJEMAH 1 1 -
22 WAKIL GUBERNUR - - -
23 DOSEN - - -
24 ANGGOTA KABINET KEMENTERIAN - - -
25 ANGGOTA MAHKAMAH KONSTITUSI - - -
26 PENGACARA - - -
27 ANGGOTA DPRD KABUPATEN/KOTA - - -
28 ANGGOTA DPRD PROVINSI - - -
29 DUTA BESAR - - -
30 WAKIL WALIKOTA - - -
31 WALIKOTA - - -
32 WAKIL BUPATI - - -
33 BUPATI - - -
34 GUBERNUR - - -
35 NOTARIS - - -
36 ARSITEK - - -
37 BIARAWATI - - -
38 KEPALA DESA - - -
39 PARANORMAL - - -
40 PIALANG - - -
41 PENELITI - - -
42 PELAUT - - -
43 PENYIAR RADIO - - -
44 PENYIAR TELEVISI - - -
45 SOPIR - - -
46 PSIKIATER/PSIKOLOG - - -
47 APOTEKER - - -
48 PERAWAT - - -
49 DOKTER - - -
50 KONSULTAN - - -
51 AKUNTAN - - -
52 PILOT - - -
53 WAKIL PRESIDEN - - -
54 PENATA RIAS - - -
55 TUKANG GIGI - - -
56 TUKANG JAHIT - - -
57 TUKANG LAS/PANDAI BESI - - -
58 TUKANG SOL SEPATU - - -
59 TUKANG LISTRIK - - -
60 TUKANG CUKUR - - -
61 PEMBANTU RUMAH TANGGA - - -
62 BURUH PETERNAKAN - - -
63 BURUH NELAYAN/PERIKANAN - - -
64 KARYAWAN BUMD - - -
65 KARYAWAN BUMN - - -
66 TRANSPORTASI - - -
67 KONSTRUKSI - - -
68 INDUSTRI - - -
69 NELAYAN/PERIKANAN - - -
70 PENATA BUSANA - - -
71 PENATA RAMBUT - - -
72 PRESIDEN - - -
73 ANGGOTA BPK - - -
74 ANGGOTA DPD - - -
75 ANGGOTA DPR-RI - - -
76 PROMOTOR ACARA - - -
77 JURU MASAK - - -
78 USTADZ/MUBALIGH - - -
79 WARTAWAN - - -
80 PASTOR - - -
81 PENDETA - - -
82 IMAM MASJID - - -
83 PERANCANG BUSANA - - -
84 PARAJI - - -
85 TABIB - - -
86 SENIMAN - - -
87 MEKANIK - - -
88 PETERNAK - - -